DAFTAR FENOMENA LANGIT INDONESIA 2021


inforia.cf - Halo guys kembali lagi di website inforia.cf. Kali ini tim inforia.cf (MITGATVM) mengumpulkan fenomena langit yang terjadi di tahun 2021. Dan langsung aja check informasinya.

1. Tahun 2021

Minggu, 3 Januari 2021 - Puncak Hujan Meteor Quadrantid

Quadrantid menjadi hujan meteor yang pertama menghiasi langit Indonesia tahun ini. Puncak Quadrantid berlangsung mulai tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Biasanya hujan meteor ini berintensitas 40-130 meteor per jam, dan akan melesat dari Rasi Bootes di langit utara.

Senin, 4 Januari 2021 - Bumi di Perihelion

Bumi pada tanggal ini sedang berada di jarak terdekat saat bumi mengorbit matahari.

Sabtu, 20 Maret 2021 - Vernal Equinox

Matahari akan singgah di titik vernal equinox atau perpotongan garis ekliptik dan ekuator dalam pergerakannya ke utara. Karena berada di ekuator maka Matahari akan menyinari seluruh belahan bumi secara merata sehingga durasi siang dan malam akan sama di seluruh dunia. Selain itu vernal equinox menandakan datangnya musim semi di belahan bumi utara dan musim gugur di belahan bumi selatan. Sedangkan di Indonesia akan memasuki musim kemarau. Equinox sempat dirumorkan penyebab suhu panas pada 2017 lalu.

Kamis, 22 April 2021 - Puncak Hujan Meteor Lyrid

Lyrid adalah hujan meteor pertama pada musim kemarau di Indonesia sehingga lebih mungkin teramati tanpa gangguan awan. Puncak Lyrid berlangsung mulai tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Diperkirakan sebanyak 20 meteor per jam akan melesat dari arah Rasi Lyra di langit utara.

Selasa, 27 April 2021 - Supermoon

Setelah hujan meteor lyrid pada tanggal 22 april kemarin,terjadi supermoon yang menyebabkan bulan lebih besar dari biasanya.

Rabu, 5 Mei 2021 - Puncak Hujan Meteor Eta Aquarid

Dua pekan setelah Lyrid akan berlangsung Eta Aquarid dengan itensitas/jumlah lebih tinggi. Puncak Eta Aquarid berlangsung mulai tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Diperkirakan sebanyak 60 meteor per jam akan melesat dari arah Rasi Aquarius di langit timur.

Rabu, 12 Mei 2021 - Micro New Moon

Micromoon adalah kebalikan dari super moon. Dimana micromoon terjadi ketika Bulan mencapai fase purnama di titik terjauh dari Bumi atau apogee. Karena sedang berada jauh maka micromoon akan terlihat sedikit lebih kecil dan redup. Micromoon kali ini merupakan micromoon yang bertepatan dengan bulan baru. Micromoon ini bisa diamati sepanjang malam antara Rabu-Kamis, 12-13 Mei 2021 di seluruh Indonesia.

Rabu, 26 Mei 2021 - Supermoon

Pada tanggal 26 Mei ini bulan terlihat lebih besar dari biasanya. Supermoon ini bertepatan dengan Gerhana Bulan Total yang berarti Super Blood Moon.

Rabu, 26 Mei 2021 - Gerhana Bulan Total

Ini adalah satu satunya Gerhana Bulan Total di tahun 2021. Gerhana bulan ini berdurasi singkat,yaitu hanya 11 menit. Gerhana Bulan ini juga bertepatan dengan Supermoon yang berarti Super Blood Moon. Berikut adalah fase gerhananya.

Eclipse Predictions by Fred Espenak, www.EclipseWise.com

Waktu Indonesia Barat
Awal Penumbra = 15.47 WIB
Awal Sebagian = 16.44 WIB
Awal Total = 18.11 WIB
Puncak Gerhana = 18.18 WIB
Akhir Total = 18.25 WIB
Akhir Sebagian = 19.52 WIB
Akhir Penumbra = 20.49 WIB

Keterangan : Tulisan yang tebal adalah fase gerhana yang bisa diamati di Indonesia bagian barat

Jum'at, 28 Mei 2021 - Istiwa' Adhom

Matahari akan singgah tepat di atas Ka'bah pada pukul 16.18 WIB dan untuk mengoreksi arah kiblat. Peristiwa ini terjadi lagi pada Jum'at, 16 Juli 2021.

Senin, 21 Juni 2021 - Titik Balik Matahari Juni/Solstis Juni

Matahari akan berada di belahan bumi utara yang menyebabkan belahan bumi utara mengalami musim panas dan belahan bumi selatan mengalami musim dingin.

Senin, 5 Juli 2021 - Bumi di Aphelion

Bumi akan berada di jarak terjauhnya bumi saat mengorbit matahari. Aphelion sempat dirumorkan penyebab suhu dingin di Indonesia pada tahun 2018 lalu.

Jum'at, 16 Juli 2021 - Istiwa' Adhom

Rabu, 28 Juli 2021 - Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid

Setelah Eta Aquarid, kini giriran meteor-meteor dari Delta Aquarid yang akan melesat dari arah Rasi Aquarius. Puncak Delta Aquarid berlangsung mulai tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Diperkirakan sebanyak 20 meteor per jam akan melesat dari arah Rasi Aquarius di langit zenit.

Kamis, 12 Agustus 2021 - Puncak Hujan Meteor Perseid

Hujan Meteor Perseid adalah hujan meteor yang terbaik. Dan Puncak hujan meteor Perseid berlangsung pada waktu yang sama mulai tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Diperkirakan sebanyak 90 meteor per jam akan melesat dari arah Rasi Perseus di langit utara.

Kamis, 19 Agustus 2021 - Oposisi Jupiter

Planet raksasa itu akan berada pada pendekatan terdekatnya dengan Bumi dan wajahnya akan sepenuhnya diterangi oleh Matahari. Ini akan menjadi lebih terang daripada waktu lainnya sepanjang tahun dan akan terlihat sepanjang malam. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat dan memotret Jupiter dan bulan-bulannya. Teleskop berukuran sedang seharusnya dapat menunjukkan kepada Anda beberapa detail di pita awan Jupiter. Sepasang teropong yang baik akan memungkinkan Anda untuk melihat empat bulan terbesar Jupiter, muncul sebagai titik terang di kedua sisi planet ini.

Selasa, 14 September 2021 - Oposisi Neptunus

Planet raksasa biru akan berada pada pendekatan terdekatnya dengan Bumi dan wajahnya akan sepenuhnya diterangi oleh Matahari. Ini akan menjadi lebih terang daripada waktu lainnya sepanjang tahun dan akan terlihat sepanjang malam. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat dan memotret Neptunus. Karena jaraknya yang ekstrem dari Bumi, ia hanya akan muncul sebagai titik biru kecil di semua teleskop kecuali yang paling terang.

Selasa, 14 September 2021 - Elongasi Maksimum Timur Merkurius

Planet Merkurius mencapai elongasi timur terbesar 26,8 derajat dari Matahari. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat Merkurius karena akan berada di titik tertinggi di atas cakrawala di langit malam. Carilah planet yang rendah di langit barat tepat setelah matahari terbenam.

Rabu, 22 September 2021 - Autumnal Equinox

Kebalikan dari vernal equinox, Matahari akan singgah di titik autumnal equinox atau perpotongan garis ekliptik dan ekuator dalam pergerakannya ke selatan. Karena berada di ekuator maka Matahari akan menyinari seluruh belahan bumi secara merata sehingga durasi siang dan malam akan sama di seluruh dunia. Selain itu autumnal equinox menandakan datangnya musim gugur di belahan bumi utara dan musim semi di belahan bumi selatan. Sedangkan di Indonesia akan memasuki musim hujan.

Jum'at, 8 Oktober 2021 - Puncak Hujan Meteor Draconid

Pada tanggal ini langit malam akan dihiasi hujan meteor draconid dari Rasi Draco dengan intensitas 5-10 meteor per jam.

Kamis, 21 Oktober 2021 - Puncak Hujan Meteor Orionid

Orionid adalah hujan meteor pertama pada musim hujan di Indonesia sehingga lebih mungkin terganggu oleh awan. Puncak Orionid berlangsung mulai tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Diperkirakan sebanyak 20 meteor per jam akan melesat dari arah Rasi Orion di langit zenit.

Senin, 25 Oktober 2021 - Elongasi Maksimum Barat Merkurius

Ketika Merkurius mencapai elongasi terbesarnya pada 03:35 UTC, ia terletak 18,4º timur Matahari, dan bersinar pada magnitudo -0,6. Orbit Merkurius lebih dekat ke Matahari daripada Bumi, yang berarti selalu tampak dekat dengan Matahari dan memudar karena kecerahan Matahari hampir sepanjang waktu. Anda hanya dapat mengamatinya selama beberapa hari setiap kali mencapai pemisahan terbesarnya dari Matahari (pemanjangan terbesar). Fenomena ini berulang kira-kira setiap 3-4 bulan sekali dan terjadi bergantian pada pagi atau sore hari, tergantung apakah Merkurius berada di sebelah timur atau barat Matahari. Ketika terletak di sebelah timur Matahari, ia terbit dan terbenam tepat setelah Matahari, dan terlihat saat Matahari terbenam. Waktu terbaik untuk memotret Merkurius adalah sesaat setelah Matahari Terbenam.

Jum'at, 29 Oktober 2021 - Elongasi Maksimum Venus

Ketika Venus mencapai elongasi terbesarnya pada 14:43 UTC, ia terletak 47,0º timur Matahari, dan bersinar pada magnitudo -4,4. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat Venus karena sangat terang sehingga menjadi objek paling terang ketiga di langit setelah Matahari dan Bulan. Ini sering dikenal sebagai bintang pagi atau bintang malam. Ketika terletak di sebelah barat Matahari, ia terbit dan terbenam tepat sebelum Matahari. Waktu terbaik untuk memotretnya adalah sesaat sebelum matahari terbit

Jum'at, 5 November 2021 - Oposisi Uranus

Pada 23:43 UTC, Uranus berada pada pendekatan terdekatnya ke Bumi dan wajahnya yang terlihat sepenuhnya diterangi oleh Matahari pada magnitudo 5,7. Ini lebih terang daripada waktu lain sepanjang tahun dan terlihat sepanjang malam. Ini adalah waktu terbaik untuk mengamati dan memotret Uranus. Namun, meski berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi, Anda hanya dapat membedakan Uranus sebagai titik cahaya berbentuk bintang dengan mata telanjang. Gunakan teleskop untuk melihat planet ini.

Senin, 8 November 2021 - Konjungsi dan Okultasi Bulan dan Venus

Venus lewat di 1,1º selatan Bulan pada 05:20 UTC. Bulan berada pada magnitudo -10,8, dan Venus pada magnitudo -4,5. Saat ini fase Bulan adalah 15,7%. Selain itu, Venus berada di belakang Bulan yang disebut okultasi.

Rabu, 17 November 2021 - Puncak Hujan Meteor Leonid

Pada tanggal ini bumi sedang dihujani meteor Leonid yang berasal dari rasi Leo. Diperkirakan berjumlah 15 meteor per jam akan melintas dari rasi Leo.

Jum'at, 19 November 2021 - Micro Moon

Micromoon ini adalah micromoon kedua setelah micromoon pada bulan mei lalu. Micromoon ini termasuk spesial karena bertepatan dengan gerhana bulan sebagian.

Jum'at, 19 November 2021 - Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana bulan ini terlihat pada waktu maghrib. Dan gerhana bulan sebagian ini kurang spesial karena tidak semua wilayah Indonesia dapat menyaksikan gerhana sebagian. Berikut ini fase gerhananya :

Eclipse Predictions by Fred Espenak, www.EclipseWise.com

Awal penumbra = 13.02 WIB
Awal sebagian = 14.18 WIB
Puncak gerhana = 16.02 WIB
Akhir sebagian = 17.47 WIB
Akhir penumbra = 19.03 WIB

Keterangan : Tulisan yang tebal adalah fase gerhana yang bisa diamati di Indonesia bagian barat

Selasa, 14 Desember 2021 - Puncak Hujan Meteor Geminid

Geminid akan menjadi hujan meteor yang terakhir menghiasi langit Indonesia tahun ini. Puncak Geminid berlangsung mulai tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Diperkirakan sebanyak 120 meteor per jam akan melesat dari arah Rasi Gemini di langit barat.

Minggu, 19 Desember 2021 - Micromoon

Ini adalah fenomena astronomi terakhir 2021. Bulan akan terlihat lebih kecil pada 19 Desember 2021.

Selasa, 21 Desember 2021 - Titik Balik Matahari Desember/Solstis Desember

Matahari akan berada di belahan bumi selatan yang menyebabkan belahan bumi utara mengalami musim dingin,sedangkan belahan bumi selatan mengalami musim panas.

1 komentar:

MITGATVM mengatakan...

Halo para pemirsa inforia, ini adalah fenomena langit indonesia 2021-2023.